Ratusan pengemudi ojek GrabBikemenyambangi kawasan Stasiun Cawang untuk menggeruduk pangkalan ojek, Rabu (4/2/2016) sekitar pukul 11.30 WIB. Mereka ingin mengklarifikasi perlakuan ojek pangkalan kepadapengemudi wanita ojek online yang sempat dikata-katain dengan ucapan kasar.
Pantauan Warta Kota, ratusan pengemudi ojek online yang memakai jaket berwarna hijau itu membuat arus lalu lintas di sekitaran Cikoko menuju Cawang atau Tebet, Jakarta Selatan tersendat. Karena mereka berkumpul di jalanan raya.
Salah seorang pengemudi wanita ojek online yang mendapatkan ucapan kasar dari ojek pangkalan adalah Juariah (42). Saat itu, dia sedang ingin mencari penumpang di sekitaran Stasiun Cawang.
Wanita yang tinggal di Penggilingan, Kecamatan Cakung menceritakan perlakuan tidak mengenakan dari ojek pangkalan (opang) di Stasiun Cawang, Rabu (3/2/2016).
"Jam 10.00 kemarin saya ngambil penumpang di Cawang. Dan sebelumnya waktu ngetem saya di Taman Honda, Tebet. Sampai stasiun saya duluan. Nunggu di terowongan. Saya habis telpon didatangi pak Joni pengemudi ojek pangkalan," tuturnya.
Menurut pengakuan Juariah, dirinya sempat dibentak, bahkan mendapat perkataan yang tidak pantas dilontarkan.
"'Geser jangan di sini!', dibentak-bentak. Saya sudah minta maaf berkali-kali. 'Pukul-pukul aja bang'," ungkapnya.
Cekcok yang sempat terjadi saat itu rupanya berujung pada kedatangan massa ojek online ke Stasiun Cawang hari ini (4/2/2016).
Merasa tersinggung, Juariah mengadukan kejadian itu ke temannya sesama ojek online.
Maksud dan tujuan kedatangan massa ojek online ke Stasiun Cawang hari ini untuk mencari opang lalu menyelesaikan masalah.
"Saya ke rumah teman saya cewek Grabbike juga lagi sakit, terus curhat. Lalu saya curhat juga sama teman saya cowok lewat Whatsapp. Teman saya cowok ini bilang 'yaudah nanti kita urus'," ucap Juariah.
Mediasi
Petugas kepolisian langsung membawa kedua belah pihak yang terlibat cekcok untuk menjalani proses mediasi menemui titik tengah permasalahan perebutan penumpang.
Kapolsek Tebet Kompol Nurdin A Rahman mengatakan, proses mediasi berjalan kondusif dan kedua belah pihak sepakat berdamai.
"Hari ini mereka datang untuk menyelesaikan masalah kenapa sampai ditegur. Intinya tidak apa-apa. Sudah damai kok, semua kondusif," kata Nurdin.
Sumber : wartakota.tribunnews.com
