Daging kambing sekarang ini telah jadi momok untuk pasien darah tinggi, walaupun itu ada pendapat yang berbeda dari seseorang chief yang populer dengan bukunya “Cooking The Islamic way. Chef Yusuf. Chef yusuf mengungkap argumentasinya
Seperti di ambil dalam bukunya itu, mengapa orang sekarang ini cenderung gemuk?
Menurut chef yusuf, dari sudut pandang islam mulai sejak zaman nabi Muhammad SAW sampai hari ini beberapa orang arab memasak menggunakan lemak dari ekor domba dan minyak samin, dan dari banyak daerah lokasi mediterania memakai minyak zaitun dan minyak tumbuhan yang lain sebagai sumber lemak.
Orang orang arab umum mengeringkan lemak domba lantas dipotong dadu, sehingg a waktu mereka mengembara, mereka akan membawa lemak ini, waktu tiba waktu makan orang orang arab akan melelehkan lemak ekor domba tadi diatas bara api lalu dioles-oleskan diatas roti, tersebut makann mudah orang arab.
pada hari ini, menurut Chef yusuf, sebagian gerilyawan di afghanistan menggunakan tehnik yang sama juga dengan Orang-orang arab pengembara untuk bertahan hidup. Mungkin saja kita berpandangan bila makanan itu mempunyai kandungan cholesterol lemak yang tinggi. tetapi sampai sat ini menurut chef yusuf beliau mendengar berita ada permasalahan obesitas serta desakan darah tinggi atas diet yang ditangani kelompok mujahidin itu.
Beberapa dai sepert Anwar al -awlaki, umpamanya telah menerangkan fenomena diet penegmbara arab ini, bila daging merah atau lemak tidaklah sumber yang menyebabvakan persoalan kesehatan seperti banyak yang diklaim oleh ahli gizi
Menurut Chef Yusuf apabila daging merah beresiko, islam akan mengharamkannya, namun yang berlangsung jadi demikian sebaliknya daging merah dan lemak menjadikan makanan pokok dunia arab sepanjang sebagian ribu th., oleh karenanya makanan itu dihalalkan
وَعَلَى الَّذِينَ هَادُوا حَرَّم�'نَا كُلَّ ذِي ظُفُرٍ وَمِنَ ال�'بَقَرِ وَال�'غَنَمِ حَرَّم�'نَا عَلَي�'هِم�' شُحُومَهُمَا إِلا مَا حَمَلَت�' ظُهُورُهُمَا أَوِ ال�'حَوَايَا أَو�' مَا اخ�'تَلَطَ بِعَظ�'مٍ ذَلِكَ جَزَي�'نَاهُم�' بِبَغ�'يِهِم�' وَإِنَّا لَصَادِقُونَ
Wa’alaal-ladziina haaduu harramnaa kulla dzii zhufurin waminal baqari wal ghanami harramnaa ‘alaihim syuhuumahumaa ilaa maa hamalat zhuhuuruhumaa awil hawaayaa au maaakhtalatha bi’azhmin dzalika jazainaahum bibaghyihim wa-innaa lashaadiquun (a)
“Dan pada beberapa orang Yahudi, Kami haramkan semua binatang yang berkuku ; serta dari sapi serta domba, Kami haramkan atas mereka lemak dari ke-2 binatang itu, terkecuali lemak yang menempel di punggung keduanya, atau yang di perut besar serta usus, atau yang bercampur dengan tulang. Sekianlah Kami hukum mereka, dikarenakan kedurhakaan mereka ; serta sebenarnya, Kami yaitu Maha Benar. ” – (QS. 6 : 146)
Nah jadi bila lemak tidaklah baik jadi Allah bakal melarang seluruhnya
Mengenai persoalan pada kesehatan seperti pada tingkat cholesterol yaitu dikarenakan ada dua aspek
1. Pola hidup monoton, kurang gerak
2. Rakus orang orang yang berprilaku serakah. mereka seringkali keunggulan makan
Dari sudut pandang islam Rasul bersabda
“Tidaklah Anak Adam penuhi tempat yang lebih buruk daripada perutnya”
beliau bersabda”Rumahnya penyakit yakni lambung, waktu engkau memperturutkan nafsu untuk makan berlebihan”
(HR. Tirmidzi, Ibnu Majah dishahihkan oleh al-bani)
makan sangat berlebihan tunjukkan keserakahan, walaupun sesungguhnya sebagian sahabat akan tersisa sepertiga perutnya dalam keadaan kosong apabila mereka makan. Diluar itu mereka yakni juga orang orang dengan gaya hidup yang aktif, bahkan sebagian sahabat tadi juga sering berpuasa
Jadi kesimpulannya menurut chef Yusuf tidaklah pada sayuran atau daging, namun pada gaya hidup dan pola makan seperti serakah dan malaslah penyebabnya paling penting nya
sumber: 9detiksehat.blogspot.co.id